Continue..
Aku merasakan kebebasan saat aku menulis. Aku merasa nyaman dan damai saat menulis. Bagiku, menulis mengurangi stress dan meningkatkan bahagia. Apalagi ketika selesai menulis lalu membaca ulang tulisan, rasanya aku telah membuat sebuah karya yang menakjubkan.
Mungkin membaca dan menulis menjadi passionku. Menurut Rene Subandono carier and passion coach, Passion beda dengan job dan bukan juga hobi. It’s nice thing when your carier and passion come together. Passion sesuatu yang membuat kamu bergairah dalam hidup. Sesuatu yang membuat kamu bersemangat setiap kali kamu melakukannya. Banyak orang yang keliru dalam mengartikan passion. Orang keliru bahwa passion berbentuk pekerjaan yang mereka kerjaan. Passion ialah aktivitas dalam pekerjaan yang membuat kamu senang melakukannya walau menghabiskan waktu berjam-jam. Orang mengejar passion dalam bentuk pekerjaan. Ini yang kurang benar.
Sebuah passion akan mendorong kamu Belajar lebih, melakukan lebih dan memberi lebih. Saat kamu mengerjakan sebuah aktivitas yang itu adalah passion kamu, kamu akan bertumbuh dengan itu. Passion bukan berarti kita bersenang-senang sepanjang waktu. Tapi juga disana ada suatu upaya ektra keras dan resiko tinggi. Upaya kita melakukan passion secara persistant sampai pada titik mastery lalu pada titik terakhir yaitu meaning. Bagaimana sebuah passion memberikan makna kehidupan bukan untuk pribadi tapi juga untuk lingkungan sekitar.
Kita tak perlu mencari passion yang “Gue banget” sampai pusing seperti mencari barang yang hilang karna sebenarnya ia sudah ada dalam diri kita. Passion pemberian Gusti Allah. Tugas kita hanyalah ‘menemukan’ karna sejatinya passion itu ada dalam diri kita.
Ada empat fondasi sebuah ativitas yang kita suka dikatakan sebuah passion. Empat fondasi ini, salah satu cara dalam menemukan passion kita. Keempat fondasi ini berkaitan satu sama lain jadi passion kita harus memenuhi keempatnya. Jika belum memenuhi keempatnya maka itu bukan passion kita.
Pertama sebuah passion harus enjoy atau menyenangkan. Saat kita senang melakukan sesuatu pasti hasilnya akan memuaskan karna kita kerjakan sepenuh hati. Kalau kita berhenti di fondasi pertama, itu berarti bukan passion kita, hanya hobi yang membuat kita senang tapi menghabiskan banyak uang.
Kedua yaitu menghasilkan. Bagaimana sesuatu yang kita sukai itu menghasilkan uang kepada kita. Yang awalnya kita menghabiskan uang menjadi menghasilkan income kepada kita. Saat kita mencoba berhenti di fondasi ini, kita layaknya seperti zombie. Yang senang melakukan dan menghasilkan tapi tak merasakan apapun. Seperti zombie yang mati rasa.
Selanjutnya ialah kebermanfaatan. Passion kita harus memberikan manfaat bukan hanya diri sendiri tapi juga lingkungan tempat kita tinggal. Sudahkah lingkungan merasakan impact dari adanya kita. Merasakan manfaat dari adanya kita. Jika belum, berikan karya yang nyata untuk mereka. Berhenti disini, kita menjadi seorang alim yang tampak suci.
Fondasi yang terakhir ialah bertumbuh. Bukan hanya penghasilan saja yang bertumbuh melainkan diri sendiri, jejaring pertemanan dan yang utama lagi ialah hati. Apakah ketiganya sudah bertumbuh dan berkembang ?
Akupun sadar belum maksimal dalam pemenuhan keempat fondasi passion ini. Tapi yang terpenting aku tak boleh berhenti disini. Sudahkah kalian menemukan passion kalian ? Kalau belum, temukan passionmu hari ini.
#30DWC Hari ke 22






0 komentar:
Posting Komentar