Minggu
malam kemarin, Aku menonton tayangan
motivasi di MetroTV. Acaranya bernama
I’M POSSIBLE. Ini sangat menarik
terlebih pembawa acaranya adalah motivator favoritku, ialah Mery Riana. Tema kali ini yaitu Melawan bingung. Tema ini juga menarik perhatianku karna
memang terkadang aku mengalami kebingungan saat dihadapkan pilihan. Yang mana yang harus aku pilih.
Berbicara
tentang bingung. Tak dapat dipungkiri
semua orang pasti pernah merasakannya. Bingung
menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ialah suatu keadaan tidak tahu
arah, tidak tahu jalan, merasa kurang jelas tentang sesuatu. Bingung juga suatu
tanda kurang mengerti terhadap sesuatu.
Bingung menurut Coach dalam bidang business and management James Gwee
ialah kondisi dimana justru anda punya pilihan.
Bingung juga momen anda mengetahui sekaligus juga anda tidak
mengetahui. Tahu ada pilihan yang harus
dipilih tapi tidak tahu pilihan mana yang harus anda pilih. Bingung tidak jadi masalah asalkan tidak
membuat kita linglung.
Bingung
berarti kita punya berbagai pilihan.
Bingung mau belok kiri, kanan atau lurus. Bingung mau pakai baju yang mana karna kita
sebenarnya punya banyak baju. Bingung
mau makan apa hari ini tandanya kita punya cukup uang untuk bisa memilih mau
makan apa. Lebih baik bingung karna
banyak pilihan daripada frustasi karna tidak ada pilihan. So, bingung is good tapi mulailah melawan
bingung dengan memikirkan bagaimana cara memilih pilihan yang lebih tepat, yang
paling menyurangi resiko.
Permasalahan
atau malah peluang yang dibungkus dalam permasalahan. Setiap perubahan status selalu menimbulkan
ancaman atau menimbulkan peluang. Banyak
orang yang di PHK saat krisis ekonomi 2008 dan TERPAKSA masuk ke dunia MLM, dunia
asuransi, dunia wirausaha. Sepuluh tahun
kemudian, penghasilan mereka jauh lebih besar dibanding jika mereka tetap
menjadi karyawan di perusahaan tersebut.
Dan mereka bersyukur atas phk yang terjadi pada dirinya dulu. Kita tak bisa mengontrol semua kejadian yang
terjadi dalam diri kita. Namun kita
selalu punya pilihan atas respon terhadap kejadian tersebut. Respon baik atau buruk. Mau lihat dari segi negatif, menyalahkan orang
lain, nasib, ekonomi, dan lingkungan.
Atau kita bisa terima kondisinya “ Oke, dengan kondisi seperti ini apa yang
bisa saya lakukan. Bagaimana saya bisa
merebut peluang dalam kondisi ini.” Everything happen for a reason. Sikap kita terhadap suatu perubahan itu
penting sekali.
Dalam
perubahan pasti mebuat kita bingung. Ada
ilustrasi yang sangat menarik. Saat kita
pergi ke suatu daerah yang belum kita kunjungi, ada tiga pilihan yang kita
miliki. Pertama kita jalan sendiri. Kedua kita bisa beli sebuah peta sebagai
petunjuk jalan atau ketiga kita bisa mengajak orang asll yang tahu tempatnya
dan sepanjang jalan dia yang menunjuki.
Walaupun kita tidak tahu jalan, bisa dipastikan kita sampai tujuan dan
tepat waktu. Banyak orang tidak rela
membayar lebih untuk membeli peta dan tour guide tapi rela ’nyasar’ salah
jalan. Padahal jauh menghemat biaya,
waktu, dan frustasi jika kita rela untuk bayar.
Bingung
selalu diikuti rasa takut. Bingung
mengambil pilihan yang mana yang mau harus dipilih lalu diikuti rasa takut jika
pilihan yang diambil tidak baik. Bagaimana
kita mengatasi rasa takut ? Ada dua
pilihan, mundur dan rasakan takut seumur hidup atau maju dan lakukan
sering-sering sehingga rasa takut berkurang, lama kelamaan kita menjadi
mahir. So, rasa takut itu normal pada
diri manusia. Maju atau mundur itu
menjadi pilihan.
“Apabila dalam diri seseorang masih ada rasa
takut dan malu untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut
adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun.” Mungkin kalimat dari Bapak proklamator kita
Ir. Soekarno akan membantu kita tersadarkan bahwa rasa takut tak ada manfaatnya
dimiliki oleh seseorang.
Dalam
suatu situasi, Kita punya kontrol untuk memilih melupakan semuanya dan lari
atau memilih untuk menghadapi semuanya dan naik kelas. Pilihlah menjadi orang yang menghadapi semua
dan naik kelas.#30DWC Hari ke 20






0 komentar:
Posting Komentar