Selasa, 01 Maret 2016

DEAR LARAS IN FUTURE

Minggu malam di hari ke-27 di bulan Februari tahun 2016.  Jika kamu membaca tulisan ini, Kamu sedang merayakan hari ulang tahunmu yang ke 25 tahun.  Selamat mengulang tanggal kelahiranmu.  Yang terbaikku ucapkan untukmu.  Tetaplah menjadi pribadi yang menyenangkan, selalu positf dan optimis dalam keadaan apapun.  Selamat datang pada usia seperempat abad.  Masihkah kau se-semangat dahulu ?? Semoga iya..
Perkenalkan, aku masa lalumu.  Ya, aku dirimu yang dulu saat usia 21 tahun.  Sore tadi, terbesit keinginan untuk menulis surat untukku pada usia 25 tahun.  Entahlah, hanya ingin menulis apa yang aku rasakan.
Kita mulai saja. Stay turn, check this out..
Saat kamu membaca surat ini,  Dunia di tahun itu sedang melesat bertumbuh dan berkembang.  Indonesia sedang giatnya dalam pembangunan.  Bukan hanya Insfrakstruktur yang dibangun tapi metal manusianya juga.  Mereka menyebutnya “Revolusi mental”.   Sedikit demi sedikit terlihat revolusi itu.  Aku melihatnya seperti itu walau belum banyak yang kurasakan.  Mungkin di tahunmu, revolusi itu terasa ? Apa kamu merasakannya ?
By the way, di tahun ini mereka (pemerintah) sedang getol-getolnya membangun insfrakstruktur.  Ada terowongan untuk jalur MRT, jembatan, jalan tol, rumah sakit, sekolah, taman, dan lainnya.  Mereka juga sedang memberantas kemiskinan, kesenjangan sosial, buta aksara, prostitusi dan tentunya memberatas korupsi. Dan yang perlu diapresiasi dan didukung, pada tahun ini, mereka sedang rajin dalam segi pendidikan.  Mereka mensejahterakan kaum guru.  Bukankah itu langkah yang bagus untuk masa depan dunia pendidikan ?
2006 juga sebagai tahun sejarah.  Bangsa Indonesia perlu mengingat tahun itu sebagai masa yang paling penting dalam hidupnya.  Kenapa begitu ? Karna ditahun itu ada lima pemuda Indonesia  membuka jalur ke pentas dunia.  Ada Joey Alexander (12), Rio Haryanto (23), Livi Zheng (26), Maria Harfanti (24) dan Andreas Sanjaya (26).  Mereka adalah anak bangsa yang mendobrak pintu pentas begengsi jagad raya.  Satu hal yang perlu digaris bawahi, mereka mendapat pengakuan di bidang yang padat kompetisi, bukan hanya sekedar menggantungkan keberuntungan.  Mereka mengejutkan dunia dengan prestasi menakjubkan. 
Paling pertama, yang baru saja mendapat standing ovatiion dari musisi Amerika dan masuk dalam nominasi grammy award  2016.  Dia adalah Joey Alexander (12).  Joey masih sangat belia untuk kemampuannya dalam memainkan piano.
Kedua ialah pembalap kebanggaan kita, Rio Haryanto (23).  Tentunya pembalap-pembalap yang membawa nama harum Indonesia juga menjadi kebanggaan bangsa.  Akan tetapi Rio menakjubkan.  Bagaimana tidak, dia pembalap Indonesia pertama yang balap di akang bergengsi sekelas formula one.
Selanjutnya yang ketiga ialah Livi zheng, sutradara cantik ini mampu menembus ketatnya perfilman Hollywood.  Livi baru berusia 26, tapi karyanya dapat disejajarkan dengan sutradara-sutradara Hollywood.
Dari panggung kecantikan putri sejagad, ada wanita cantik yang mengharumkan Indonesia. Ia adalah Maria Harfanti (24).  Maria menjadi wanita asal Indonesia pertama yang menduduki peringkat ketiga di ajang Miss World 2015.  Ia muda,multitalented, dan mengagumkan.
Sementara, di sudut kejauhan sana.  Tak banyak yang tahu bahwa Andreas Senjaya (26) sedang berjuang mengikuti kelas pengembangan startup atau usaha rintisan bersama ratusan pengembang dari seluruh dunia.  Badr Interactive, perusahaan miliknya, menjadi salah satu perusahaan  Indonesia pertama yang masuk daam program inkubasi “500 Startups Accelator”
Mereka bukan sekedar pemimpi belaka. Mereka dengan kerja kerasnya mampu mewujudkan mimpi-mimpi itu. Jiwa-jiwa macam merekalah yang dibutuhkan untuk mengubah Indonesia.  Lalu sekarang, bagaimana kabar mereka ? pasti sudah banyak karya yang mereka torehkan ? Lalu bagaimana juga dengan kamu ras ? Sudahkah mewujudkan mimpimu sampai usia 25 tahun ?
Well, sekarang giliranku.  Bulan februari itu aku resmi menjadi penjemput kerja.  Dua minggu sudah aku berada dirumah sibuk melamar via email.  Aku tipikal orang yang bosanan.  Terbayang kan bagaimana aku bosannya selama dua minggu itu ? Untunglah, aku punya kesibukkan selain menjemput kerja.  Aku mengikuti tantangan 30 hari nonstop untuk menulis, namanya #30DWC.  Acara ini digagas oleh tutorku Ka Rezky firmansyah. Dia juga alumni yta sama denganku. Tak hanya itu, aku juga melanjutkan terapi Inggrisku dengan Mister Abdul.  Walaupun sudah tidak di Pare lagi, tapi aku masih bisa melanjutkan terapi.  Waktu terapi sama seperti dulu yakni 10 jam 15 menit tapi diawal menjalaninya aku berantakan.  Belum bisa memanage waktu dengan baik karna aku ketika dirumah aku resmi menjadi jendral kebersihan.  Tapi akhirnya, aku belajar memanage waktu sehingga terapi pun bisa dilakukan selama 15 hari nonstop.  Alhamdulillah..
Disela-sela waktu aku suka menonton video motivasi dan kuliah parenting islami. Oiya, tahun ini juga aku memberanikan diri untuk datang melamar ke CV Rancage.  Aku membawa hasil karyaku.  Karya dari koran bekas.  Tujuanku datang kesana untuk melamar kerjaan, tapi saat ditolak aku menawarkan diri menjadi pegawai magang atau menjadi sekretaris tanpa bayaran.  Apapun akan aku lakukan dengan persyaratan aku mendapatkan pembelajaran langsung dari owner Rancage selama 15 menit.  Aku ingin belajar banyak ilmu beliau, makanya aku mengajukan tawarab itu.  Ilmu ini aku dapatkan dari tutor parentingku ibu Septi Peri Wulandari.
                Kala itu, saat dimana secara keseluruhan mental, fisik, diuji. Aku diuji mental salah satunya lewat tabungan di atm.  Ini kali kedua, tabungan atmku berjumlah kurang dari 50 ribu.  Tepatnya 20 ribu.  Aku miskin kala itu.  Aku pemuda miskin dengan tabungan di atmnya sebesar 20 ribu.  Selain miskin, aku juga pemuda abu-abu kala itu.  Semangatku belum istiqomah saat itu.  Kadang satu hari aku semangat, saking semangatnya aku bisa sampai tidak tidur seharian mengerjakan sesuati yang aku suka.  Entah itu melamar, menulis, membaca, belajar atau mencipta sesuatu.  Namun di satu hari, aku pernah malas sekali.  Sampai satu hari kerjaanku hanya tidur.  Aku malas melakukan sesuatu sekalipun itu mandi.  Kepercayaanku juga naik turun sama seperti keimananku. Memang benar kalau hati itu tak pernah tetap, ia bisa berubah sepersekian detik.  Allah yang menetapkan hati kita.  Aku mengakui kalau aku berada pada titik terendah saat itu.  Sama seperti delapan tahun silam saat menjemput kampus.  Aku belum punya uang, pekerjaan, keahlian, Branding diri, karya dan terlebih aku sendiri.  Aku mengakui akan hal itu. I wan’t live a lie, running for life. I need to take an action.  I don’t wanna in this situation.  Ini saatnya aku mengambil momentum dari keadaan ini.  Momentum untuk berubah.
Aku dimasa lalumu akan berusaha sedikit lebih keras.  Berjuang lebih keras akan membawaku  jauh lebih banyak saat dilakukan dalam jangka waktu lama sedangkan mengendorkan usaha walau sedikit tiap harinya akan membawa kita pada kerugian.  Kita hanya perlu bekerja lebih keras SEDIKIT SAJA, YANG PALING PENTING JANGAN MENGENDORKAN USAHA KITA WALAU HANYA SEDIKIT.  Tentunya kamu masih ingat filosofi Persamaan Matematika dimana 1,01365 = 37,8 dan 0,99365 = 0,03.  Kamu lihat perbedaannya.  Jauh sekali bukan perbedaannya sekalipun kita menaikkan dan mengurangi hanya 0,01 saja.  Disinilah pointnya. 
Saat kamu membaca ini, Alhamdulillah aku sudah mewujudkan mimpi kita sebelum usia 25 tahun.  aku sudah menerbitkan dua buku.  Satu buku ialah karyaku sendiri dan satunya karya kolaborasi dengan penulis lain. Dua-duanya sedang berproses untuk menjadi buku best seller.  Cepat atau lambat semuanya pasti akan terjadi karna aku sedang belajar penjualan dan pemasaran bagaimana mereka terjual laris manis.  Blog yang aku buat diawal 2016, sekarang sudah banyak dikunjungi orang.  Tercatat sudah 700 lebih yang membaca blog itu.  Aku juga suka mengirimkan tulisanku di hipwee.  Beberapa artikelku direspon baik oleh pembaca setia hipwee.  Tak disangka responnya luar biasa. 
Saat itu aku punya pekerjaan tetap yang didalamnya aku melakukan passion.  Ini membuatku bersemangat setiap kali bangun pagi.  Aku terlibat aktif dalam perusahaan, ide dan gagasanku ditampung dan dijadikan bahan recomended.  Aku senang disini, perusahaan ini seperti keluarga baru bagiku.  Mereka mengambil andil dalam jejak kehidupanku yang membahagiakan.  Kami bekerja dengan senang hati jadi tak masalah kalaupun harus lembur dan kerja lagi pagi harinya. Ada banyak budaya perusahaan unik, pemimpinlah yang membudayakannya kebiasaan itu.  Diawal hari kamu semua berkumpul di ruang meeting.  Semua di dalam ruang itu harus menyampaikan tiga topik bahasan pertama evaluasi hari kemarin, perencanaan untuk hari ini dan prosesnya bagaimana.  Jika ada kendala kami menyelesaikan secara bersama dilihat dari berbagai sudut pandang.  Kami diluruskan akan tujuan dan fungsi kami dalam perusahaan.  Kami bagai sebuah pohon yang semua bagiannya saling terhubung.  Jadi, saat ada yang kurang baik otomatis semuanya berjalan jomplang.  Diakhir kami suka meneriakkan yel-yel kebersaran kami.  Bagiku itu menyenangkan dan menambah semangat dalam bekerja.  Budaya yang lain ialah perayaan hari ulang tahun.  Luar biasa, pemimpin kami mengingat dengan baik hari kelahiran rekan-rekannya.  Setiap hari ada saja yang ulang tahun.  Membuat makanan melimpah ruah setiap harinya.  Sangat menguntungkan bagi anak kost sepertiku.hehehe.  Aku suka membuat martabak berbagai toping untuk mereka. Aku membaginya ke semua orang. Mereka suka dengan martabakku dan hampir banyak orang yang menyarankan untuk membuka usaha martabak. 
Aku memang sudah berencana akan hal itu, aku juga sudah membuat bussness plannya.  Alhamdulillah tak lama aku membuka usaha pertama dibantu keluarga dan sahabat.  Saat itu memang belum begitu ramai tapi aku yakin itu termasuk kedalam proses menjadi ramai.  Hari ini, kamu dpaat lihat hasilnya.  Banyak yang mampir ke warung kita bukan ?  Itu sebuah karna kebaikan Allah.  Tanpanya aku takkan mampu untuk survive dan seperti ini.  Sedikit demi sedikit aku perluas lahannya.  Aku ingin dibangun sebuah musola sehingga pembeli kita tak perlu repot untuk mencari tempat untuk solat.  Nantinya juga akan ada sebuah aula serbaguna.  Komunitas apapun yang ingin mengadakan sebuah gathering, pertemuan yang tujuannya belajar ilmu yang bermanfaat dapat memakai tempat itu secara gratis.  Setiap malam jumat nantinya juga akan ada pengajian bersama.  Pegawai kitapun akan di training agar mereka juga pertumbuh dan berkembang.  Akan aku terapkan budaya yang sama ketika aku di Perusahaan dulu. FYI : aku sudah resign dari perusahaan dan sekarang berfokus pada warung ini dan aktifitas lain yang aku suka.  Tapi walaupun begitu aku masih sering bertemu mereka.  Sesekali mereka datang dan mengadakan meeting di warung ini.  Mereka menyukai tempat kita.  Kawan dari #30DWC dan LTMI sering berkumpul dan belajar disini.  Sahabat kitapun sering makan disini.  Malah warung ini sebagai pilihan tempat berkumpul.  Kami sering menghabiskan waktu bersama disini, sampai larut malam mengobrol dan menceritakan rencana masa depan.  Keluarga kitapun sering datang berkunjung dan makan disini.  Mereka mengadakan arisan disini, mungkin karna tempatnya yang nyaman dan enak.  Oiya, aku juga sering membuka seminar dan stand up comedy disini, aku membuat panggung khusus untuk mereka yang mau, tak terkecuali aku.
Dan yang paling penting pada masa itu, aku telah mengumrohkan ibu,bapak dan ema.  Walau haji kecil tapi mereka senang sekali.  Tunggulah beberapi tahun lagi bu untuk haji besarnya. Jika kamu ingin bahagia maka bahagiakanlah orang lain.  Percaya  atau tidak aku merasakannya.  Aku bahagia saat membahagiakan banyak orang.  Hal mana yang tidak membahagiakan selain membahagiakan orang yang kita cintai ??  Namun, hal yang paling berkesan kala itu ialah aku bisa dekat dengan Maha Pencipta.  Allah itu dekat jika kita percaya Dia dekat.  Allah lebih dekat dibanding urat leher kita.  Allah itu ada saat kita percaya Dia ada.
Untuk aku di masa depan, Lakukan seperti aku dahulu tapi kali ini lakukan dengan elegan. Hadapilah semuanya dengan  berani. Beranilah untuk melangkah, beranilah untuk memulai dan beranilah tampil beda.  Beranilah menyatakan apa yang kamu pikir dan apa yang kamu rasa.  Walaupun semua orang berpikir aneh tentangmu, jangan hiraukan mereka.  Tetaplah melangkah sampai kamu berada di tempat tujuanmu.

Ingat, jangan mencoba untuk menjauh dari Allah dan berputus asa dari RahmatNya.

#30DWC hari ke 14

DEAR LARAS IN FUTURE Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Laras Cantik

0 komentar:

Posting Komentar

 

ABOUT US

PAGEVIEWS