Bissmillahirahmanirahim..
Aku Laras Sulastri bertekad sekuat
tenaga untuk menghindari perangkap jebakan tikus. Aku bertekad mencapai mimpi sejuta dollarku
yaitu kebebasan finansial di usia 45 tahun.
Kenapa ? Karena aku memiliki
sebuah ALASAN. Suatu alasan atau tujuan
ini merupakan kombinasi dari “KEINGINAN” dan “BUKAN KEINGINAN”.
Pertama “TIDAK INGIN” karena itu
menciptakan “KEINGINAN”. Aku tidak ingin
bekerja seumur hidup seperti orangtuaku.
Aku tidak ingin bekerja diluar potensiku. Aku tidak suka menjadi karyawan abadi. Aku tidak suka saat Orangtuaku tak sempat
hadir dalam acara keluarga kami. Aku
tidak ingin orangtua dan aku di masa depan bertengkar hanya karena kekurangan
uang. Aku tidak suka saat Ibu menanggapi
dingin saat bercerita tentang hariku karena sibuk dan pusing dengan
pekerjaannya. Aku benci ketika
orangtuaku terpaksa putus harapan karna kurangnya uang. Aku benci ketika kita berada di atas, kita
menjadi lebih konsumtif. Aku benci
ketika orangtuaku harus bekerja seumur hidup hanya demi melunasi hutang-hutangnya
pada bank. Orang kaya yang berada pada
titik kebebasan finansial tidak melakukan itu.
Mereka bekerja keras dan cerdas lalu mewariskannya pada anak-anak
mereka. Aku mau itu juga terjadi padaku
di masa depan.
Kedua saat “INGIN”. Aku ingin bebas berwisata keliling dunia dan
mneikmati sejumlah kota-kota yang aku jelajahi.
Aku ingin menikmati hidupku sesuai tuntunan Rasulullah. Aku ingin sukses menjadi muslim milyarder
diusia muda yang berkesempatan membagikan rezeki ke sekitarku. Aku ingin bebas mengendalikan waktu dan
hidupku. Aku ingin uang bekerja
untukku. Dia menjadi karyawan yang
bekerja 24 jam. Aku ingin mennciptakan
keluarga kecilku dengan cinta dan Al-Qur’an yang menjadi dasarnya. Aku ingin rumahku nanti menjadi potret kecil
keindahan syurga yang berada di Bumi.
Aku ingin menjadi Ibu rumah tangga yang multitalented dan multitasking,
yang mencetak generasi emas indonesia dan dunia. Aku ingin HADIR di setiap perubahan
anak-anakku kelak. Tak terlewatkan
setiap detiknya karna disibukkan pekerjaan kantor. Aku ingin menjadi sahabat suami dan
anak-anakku kelak. Aku ingin menjadi
pendengar yang baik untuk mereka. Aku
ingin hadir untuk mereka. Aku ingin
menikmati hidupku, lebih tepatnya menikmati sisa hidupku bersama orang terkasih
: Orangtua;keluarga;sahabat dan ciptaanNya yang lain. Aku ingin lebih banyak memberi kepada sesama
dan alam sekitar. Aku ingin lebih
bermanfaat untuk orang lain dan ingin produktif dalam hidup yang singkat ini.
Semoga Allah membantu di setiap langkah untuk aku
mencapai kebebasan finansial ini.
#30dwc Hari ke 30





0 komentar:
Posting Komentar