Selasa, 15 Maret 2016

SURAT UNTUK BAPAK ANIES BASWEDAN

Bismillahirahmanirahim..
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatu, Salam sejahtera untuk kita semua. 
Apa kabar pak ? Bagaimana kesehatan bapak ? Semoga dalam keadaan sehat dan masih semangat memperbaiki pendidikan bangsa kita bersama-sama.
Izinkan saya memulai surat ini dengan kalimat optimisme untuk bangsa kita,
“Pak, INDONESIA hanya butuh waktu sepuluh tahun.  Ya, hanya sepuluh tahun waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki dirinya.  Karena disini masih ada anak-anak muda yang sedang belajar”
Semangat ini masih ada. Semangat untuk memperbaiki bangsa kita dari segala aspek.  Semangat itu lahir dari pelosok-pelosok daerah yang jauh dari kota-kota besar Indonesia.  Semangat itu juga lahir dari sudut-sudut kota metropolis yang terlupakan.  Semangat itu lahir walau tak ada hiruk pikuk media yang meliput, terang benderang lampu yang menyorot dan hilir mudik yang mewawancarai silih berganti. 
Mereka terus bergerak selangkah demi selangkah ikut berpartisipasi membantu memperbaiki bangsanya.  Mereka sadar tugas memperbaiki adalah tanggung jawab bersama melibatkan semua elemen masyarakat.  Bukan hanya pemerintah tapi juga mereka wajib ikut serta dalam perbaikan bangsa.
Tengoklah di pelosok Jawa Barat, ada salah satu komunitas yang sedang mengajar.  Hobi mereka traveling ke pelosok Indonesia tapi mereka menyempatkan diri hadir mengajar di salah satu sekolah yang mereka singgahi.  Mereka hadir untuk mengajar, menggerakkan dan tak lupa untuk menginspirasi.  Mereka adalah komunitas 1000 guru. 
Mirip tapi tak serupa, ialah komunitas kelas inspirasi.  Mereka menghadirkan tokoh-tokoh hebat Indonesia di dalam kelas.  Mereka bercerita tentang profesi mereka kepada adik kecil di tingkat dasar.  Tugas mereka sama, mereka hadir untuk mengajar, mengerakkan dan tak lupa untuk menginspirasi.  Penggagas kelas inspirasi ialah Bapak Renald Kasali.  Dari gagasan beliau ini, lahirlah kelas-kelas inspirasi yang serupa di pelosok-pelosok negri.  Tujuannya sama menginspirasi anak muda sedini mungkin dan menggerakkan mereka.
Ada juga komunitas yang mencetak trainer muda penggerak anak muda lainnya untuk berprestasi dan berkarya.  Salah satunya ialah CerdasMullia Institute.  CM Institute merupakan wadah bagi anak muda yang mempunyai visi yang sama membangun peradaban bangsa Indonesia tak hanya cerdas tapi juga mulia.  Sukses bukan hanya dirasakan oleh dirinya sendiri tapi dapat juga dirasakan oleh lingkungan sekitar. Itulah Sukses yang benar-benar sukses.  Sukses universal.  Pemahaman ini yang ditanamkan pada trainer-trainer mudanya.  Perlahan tapi pasti, muncullah bibit-bibit masa depan bangsa dari sini.  Pemimpin-pemimpin bangsa.
Merespon dari ucapan presiden RI kita, Bapak Joko widodo.  Beliau pernah berkata “Bangsa ini butuh anak muda yang bergerak dengan penuh semangat untuk mengubah lingkungan sekitar menjadi lebih baik.  Bangsa ini butuh anak muda yang berani, jujur dan tegas.  Bangsa ini membutuhkan anak-anak muda yang penuh semangat sukarela membantu sesamanya tanpa membeda-bedakan etnis, agama dan ras.”
Tolong,  ceritakan kepada beliau tentang komunitas-komunitas anak muda ini.  Tolong beritahukan kepada beliau kalau  diluar sana, masih banyak gerakan anak muda yang penuh semangat untuk ikut berpartisipasi memperbaiki bangsa ini.  Tolong beritahukan kepada beliau bahwa masih banyak anak muda yang peduli terhadap peradaban bangsanya ini.
Aku dan jutaan anak muda di seluruh Indonesia akan terus belajar dan memperbaiki diri sampai pada akhirnya Indonesia Emas 2045 akan kita capai bersama.

SURAT UNTUK BAPAK ANIES BASWEDAN Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Laras Cantik

0 komentar:

Posting Komentar

 

ABOUT US

PAGEVIEWS