Bismillahirahmanirahim..
Assalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatu, Salam sejahtera untuk kita semua.
Apa
kabar pak ? Bagaimana kesehatan bapak ? Semoga dalam keadaan sehat dan masih
semangat memperbaiki pendidikan bangsa kita bersama-sama.
Izinkan
saya memulai surat ini dengan kalimat optimisme untuk bangsa kita,
“Pak,
INDONESIA hanya butuh waktu sepuluh tahun.
Ya, hanya sepuluh tahun waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki
dirinya. Karena disini masih ada anak-anak
muda yang sedang belajar”
Semangat
ini masih ada. Semangat untuk memperbaiki bangsa kita dari segala aspek. Semangat itu lahir dari pelosok-pelosok
daerah yang jauh dari kota-kota besar Indonesia. Semangat itu juga lahir dari sudut-sudut kota
metropolis yang terlupakan. Semangat itu
lahir walau tak ada hiruk pikuk media yang meliput, terang benderang lampu yang
menyorot dan hilir mudik yang mewawancarai silih berganti.
Mereka
terus bergerak selangkah demi selangkah ikut berpartisipasi membantu memperbaiki
bangsanya. Mereka sadar tugas
memperbaiki adalah tanggung jawab bersama melibatkan semua elemen
masyarakat. Bukan hanya pemerintah tapi
juga mereka wajib ikut serta dalam perbaikan bangsa.
Tengoklah
di pelosok Jawa Barat, ada salah satu komunitas yang sedang mengajar. Hobi mereka traveling ke pelosok Indonesia
tapi mereka menyempatkan diri hadir mengajar di salah satu sekolah yang mereka
singgahi. Mereka hadir untuk mengajar,
menggerakkan dan tak lupa untuk menginspirasi.
Mereka adalah komunitas 1000 guru.
Mirip
tapi tak serupa, ialah komunitas kelas inspirasi. Mereka menghadirkan tokoh-tokoh hebat
Indonesia di dalam kelas. Mereka bercerita
tentang profesi mereka kepada adik kecil di tingkat dasar. Tugas mereka sama, mereka hadir untuk mengajar,
mengerakkan dan tak lupa untuk menginspirasi.
Penggagas kelas inspirasi ialah Bapak Renald Kasali. Dari gagasan beliau ini, lahirlah kelas-kelas
inspirasi yang serupa di pelosok-pelosok negri.
Tujuannya sama menginspirasi anak muda sedini mungkin dan menggerakkan
mereka.
Ada
juga komunitas yang mencetak trainer muda penggerak anak muda lainnya untuk
berprestasi dan berkarya. Salah satunya
ialah CerdasMullia Institute. CM
Institute merupakan wadah bagi anak muda yang mempunyai visi yang sama membangun
peradaban bangsa Indonesia tak hanya cerdas tapi juga mulia. Sukses bukan hanya dirasakan oleh dirinya
sendiri tapi dapat juga dirasakan oleh lingkungan sekitar. Itulah Sukses yang
benar-benar sukses. Sukses
universal. Pemahaman ini yang ditanamkan
pada trainer-trainer mudanya. Perlahan
tapi pasti, muncullah bibit-bibit masa depan bangsa dari sini. Pemimpin-pemimpin bangsa.
Merespon
dari ucapan presiden RI kita, Bapak Joko widodo. Beliau pernah berkata “Bangsa ini butuh anak
muda yang bergerak dengan penuh semangat untuk mengubah lingkungan sekitar
menjadi lebih baik. Bangsa ini butuh
anak muda yang berani, jujur dan tegas.
Bangsa ini membutuhkan anak-anak muda yang penuh semangat sukarela
membantu sesamanya tanpa membeda-bedakan etnis, agama dan ras.”
Tolong, ceritakan kepada beliau tentang
komunitas-komunitas anak muda ini.
Tolong beritahukan kepada beliau kalau diluar sana, masih banyak gerakan anak muda
yang penuh semangat untuk ikut berpartisipasi memperbaiki bangsa ini. Tolong beritahukan kepada beliau bahwa masih
banyak anak muda yang peduli terhadap peradaban bangsanya ini.
Aku dan jutaan anak muda di seluruh Indonesia akan
terus belajar dan memperbaiki diri sampai pada akhirnya Indonesia Emas 2045
akan kita capai bersama.





0 komentar:
Posting Komentar