Selasa, 16 Februari 2016

FORGIVE BUT NEVER FORGET

Awalnya, aku belum menemukan judul yang tepat untuk tulisan ini.  Sampai tak sengaja melihat mantra baru ini disalah satu desktop komputer gundaling tadi siang.  Tadi siang aku ke Gundaling, rumah untuk jasa print  Semua urusan print mau itu hvs, poster sebesar A3 atau bahkan spanduk bisa dicetak disini.  Mereka ahlinya dalam dunia printing.  By the way, matra baru Forgive But Never Forget benar-benar mewakili pesan Allah sebagai pelajaran awal untuk minggu ini. Minggu terakhir di bulan November.  Saat kita terjatuh, rupanya Allah ingin aku belajar akan ilmu pentingnya terlebih dahulu. The first thing that important for us is forgive ourself.  Ya memaafkan diri sendiri akan perbuatan atau permasalahan yang terjadi pada kita yang diri ini tak bisa mengatasinya dengan sempurna.  Bukan memperbaiki malah yang lebih sering tapi menambah menjadi semakin rumit.  Terkadang kita harus memaafkan diri ini, langkah ini memang sulit, paling berat dilakukan.  Memaafkan kesalahan yang pernah diri ini perbuat.  Memaafkan akan diri yang masih bodoh.  Memaafkan ketidak tahuan diri yang menyebabkan masalah berdatangan.  Memaafkan diri ini yang kadang berjalan dengan angkuh serasa diri paling kuat. Tapi saat upaya memaafkan diri ini menjadi alasan kita melakukan kesalahan.  Maka memaafkan diri itu tidak dibenarkan.  Upaya ini menjadi tameng atau pelindung terhadap kesalahan yang kita lakukan.  Bukan malah menjadi motivasi untuk memperbaiki diri dan memulai lagi dari nol.  Aku sadar, memaafkan diri sendiri adalah langkah yang paling berat dan sulit dibanding memaafkan orang lain.  Akan tetapi langkah ini yang harus dilalui seseorang jika ingin jiwanya bebas, ringan dan kembali bernyawa.  Ibaratkan hati seperti sebuah batu yang keras, Saat kita mencoba untuk memaafkan diri sendiri, batu itu akan menjadi lunak lalu menjadi cair.  Saat hati sudah lunak dan mencair maka jiwa menjadi bebas, ringan tanpa ada beban.  Memaafkan diri sendiri juga bisa menjadi pengobatan alami untuk memulihkan jiwa yang sakit.  Jadi, saat sesuatu menimpamu dan itu mutlak berdasarkan kesalahanmu.  Berhenti sejenak, pejamkan matamu lalu katakan pada dirimu sebuah mantra memaafkan diri , Wahai diri, aku tahu kau sudah berjuang sampai pada titik ini.  jangan khawatir, aku sudah memaafkanmu atas segala yang menimpa kita.  Yang terpenting, kita mendapatkan sebuah pelajaran yang paling berharga dari kondisi kita saat ini.  Pelajaran yang orang lain tak didapat diluar sana.  Pelajaran yang hanya kau dan aku yang dapat hikmahnya apa dari kejadian ini dan apa yang harus diperbaiki untuk kedepannya.  Terima kasih telah bekerja keras dan cerdas bersama-sama dan sekarang waktunya kita memperbaiki apa yang telah terjadi.  Aku percaya,  Kita pasti bisa belajar dari sini.  Kita akan memaafkan tapi tidak untuk melupakan.  Sampai kapanpun, kita tak akan pernah melupakan kejadian ini.  Biarkan ini menjadi memori yang menggenapkan ingatan kita.   Everything will be okey.  Mantra ini memberi motivasi tersendiri untuk bangkit dan memperbaiki diri..  Selamat mencoba terapi pengobatan jiwa. Ku harap kau bisa mengikuti caraku ini.
               Oiya, sekilas info untuk kalian semua..FORGIVENESS (MAAF) didalamnya terdapat kata GIVE (MEMBERI).  Kita harus memberi untuk menjadi  bebas.  Hadiah terbaik dan terindah yang bisa kita berikan kepada orang lalin adalah CINTA.  Jika tak ada cinta dalam diri, bagaimana kita bisa memberi CINTA ? Semua dimulai dari memaafkan diri sendiri.


Ini ceritaku di hari kedua #30DaysWritingChellenge, bagaimana dengan ceritamu ?

FORGIVE BUT NEVER FORGET Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Laras Cantik

0 komentar:

Posting Komentar

 

ABOUT US

PAGEVIEWS