Sabtu, 27 Februari 2016

AKU DAN SEPEDA

AKU DAN SEPEDA

Aku menikmati sekali wisata malam kemarin, terlebih sambil menggoes sepeda.  Kehidupanku di Pare hampir bergantung pada sepeda.  Pergi ke tempat kursus pakai sepeda, Pergi ke warung nasi pakai sepeda, pergi berkeliling dengan sepeda.  Setiap kegiatan hampir tak ketinggalan sepeda menemani kecuali saat aku tidur.  Bisa dibilang sepeda, kini menjadi kesayanganku. Aku suka sekali menggoes sepeda.  Dari dulu hingga kini, selalu bermimpi untuk bisa beraktifitas menggunakan sepeda.  Baik itu pergi sekolah atau pergi ke tempat kerja.  Alhamdulillah, sekarang aku bisa mewujudkannya pergi menuntut ilmu mengunakan sepeda sebagai alat transportasinya.  Aku suka sekali menggoes sepeda.  Bisa dibilang aku nomer satu dalam urusan goes menggoes sepeda.  Dibandingkan oka, anis, rahma, aku yang tercepat.

Sepeda ialah alat transportasi yang masih menjadi pilihan semua kaum.  Baik itu kaum urban atau kaum pedesaan.  Semua nyaman berkendara dengan sepeda.  Kini sepeda bukan hanya sebagai alat berpergian saja tapi juga sebagai alat pemersatu umat.  Contohnya pada komunitas Bike to Work. Mereka disatukan oleh sepeda.  Bersepeda menjadi solusi bagi mereka yang dikepung kemacetan dan mereka yang sedang terburu-buru mengejar meeting.  Namun, bukan hanya itu saja manfaat yang kamu peroleh dari bersepeda. Tanpa kamu sadari bersepeda mengajarkan kepadamu beberapa pelajaran hidup berhargaKamu tak pernah menyangka kan ?Dalam perjalanan ketika bersepeda, kita sering menemukan keadaan jalan yang bervariasi.  Mulai dari jalan mulus bebas hambatan sampai jalan berbatu.  Begitu juga dengan hidup. Perjalanan saat bersepeda ibarat perjalanan kita dalam mengarungi kehidupan ini. Kita perlu ingat Banyak jalan menuju roma”, begitu banyak jalan menuju tujuan akhir, termasuk jalan yang salah, berbelok-belok, dan memusingkan. Tapi melewati jalan ini bukanlah hal yang buruk.  Perjalanannya sedikit lebih panjang memang dan mungkin ini menyebalkan.  Tapi, hei !! Bukankah pemandangan baru, jalur baru dan pengalaman baru setidaknya kamu dapatkan.  Jadi berbahagialah..
Bersepedapun penuh dengan rintangan dan tantangan yang menghadang perjalanan kita mencapai tujuan.   Bersiap siaga adalah pilihannya ketika kita berada dalam jalan tersebut.  Pastikan bahwa rem sepedamu berfungsi dengan baik.Teruslah berjalan tanpa pernah lelah walau banyak yang menghambat. Berhentilah sejenak jika dirasa itu perlu.  Ini hal yang wajar, tak masalah beristirahat. Beristirahatlah sambil mengumpulkan kekuatan untuk melanjutkan perjalanan. Mengevaluasi perjalanan sebelumnya juga hal yang wajib kita lakukan saat beristirahat.  Sudah seberapa jauh kita bersepeda dan apa saja yang kita dapatkan pada titik ini.  Dan saat kita sudah sampai pada tujuan akhir, berbaliklah untuk mengengok perjalanan yang sudah kamu lewati untuk sampai diakhir.  Perjalanan yang tentunya begitu panjang dan melelahkan tetapi atas kuasaNya kamu bisa melewatinya.  Bersyukurlah untuk ini. Bersyukur untuk setiap langkah yang telah kau lalui.  Dan pada akhirnya, tugas kita, menjadi manusia yang menyelesaikan perjalanannya sampai di garis Finish.


#30DWC Hari ke 10

AKU DAN SEPEDA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Laras Cantik

0 komentar:

Posting Komentar

 

ABOUT US

PAGEVIEWS