Kamis, 18 Februari 2016

BRAVE TO CHANGE WITH CHALLENGE

BISMILLAHIRAHMANIRAHIM..
Hari ini 19 Februari 2016, tepat sudah hari kelima aku mengikuti 30 Days Writing Challenge.  Aku dengan sadar dan tanpa paksaan membuat sebuah tantangan untuk diriku sendiri. Ya, mungkin cara ini yang paling tepat untuk memulai membiasakan.  Rasanya kalau bukan dengan challenge atau tantangan, kita tidak akan pernah punya semangat berlebih untuk melaksanakannya.  Ada sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan beberapa tahun lalu tentang cara kerja otak manusia, penelitian ini menggunakan tikus sebagai uji coba yang ditempatkan pada dua kandang yang diset berbeda, kandang pertama dibuat polos tanpa mainan sedangkan kandang kedua dibuat penuh mainan.  Muncullah gejala baru pada tikus di kandang kedua yang tidak ditemukan pada tikus pertama.  Gejala tersebut yaitu :
·         Daya ingat lebih baik
·         Cepat belajar
·         Otak mereka mengembangkan lebih banyak sel-sel baru dan membentuk ikatan kerja saraf yang lebih kuat
·         Mereka lebih mudah sembuh dari stroke
·         Tubuh mereka secara alami memproduksi BDNF, sejenis protein yang menyebabkan perasaan bahagia

Dari penelitian ini kita patut berterima kasih karena akhirnya dapat jawaban pasti dari pertanyaan mengapa ketika ditantang, kebanyakan dari kita bersemangat untuk melakukannya dan malah berhasil mencapai tantangan tersebut bahkan bisa melampaui lebih.  Maka jelaslah, jawaban ini juga yang melatar belakangi mengapa pada akhirnya aku harus mengambil tantangan pertama ini. Yap, tiga puluh hari menulis.  Tentunya agar tidak loyo ditengah perjalanan, aku harus menerapkan sistem “reward and punishment”Reward atau penghargaan diberikan ketika kita berhasil menulis satu cerita satu hari.  Tentunya aku menerapkan sistem ini agar diriku benar-benar berkomitmen penuh terhadap challenge ini.  Dalam praktik sistem “reward and punishment” ini, aku akan melakukan evaluasi setiap satu minggu sekali.  Jika aku menulis dengan rajin satu hari satu cerita secara berturut-turut selama tiga puluh hari, aku dapat donat atau kesempatan untuk nonton film di XXI.  I like donut and go to theater, it’s nice when you doing everything that you love.  Namun, jika aku tidak menulis satu hari, aku akan menerapkan punishment berupa olahraga scot jump sebanyak 10 kali dan akan meningkat bila melanggar dengan penambahan sebanyak 10 kali juga.  Tak hanya scot jump, aku juga harus menulis satu cerita lagi sebagai bonusnya.  Mungkin ini sistem yang sesuai denganku saat ini.  Semoga dengan adanya sistem reward and punishment ini, aku semakin bersemangat untuk menyelesaikan challenge kali ini. 
Tentu ada harapan dari aku melakukan challenge ini, jelas ada keuntungan yang aku dapat dari sini. Memang sudah menjadi sifat alami manusia bahwa manusia akan melakukan sesuatu jika terdapat keuntungan atau manfaat besar terutama untuk dirinya sendiri.  Setiap sesuatu yang kita lakukan, pada dasarnya kita selalu berpikir “kira-kira apa keuntungan atau manfaat yang bisa aku dapatkan dari ini”.  Kita tak dapat menolak sebuah statement ini, karna memang benar adanya seperti itu.  So, keuntungan dari challenge satu ini, aku sedang berproses menjadi penulis produktif yang menginspirasi.  Chalenge satu ini membuat diriku setidaknya naik satu tahap mencintai dan membiasakan budaya menulis. 
Well, mungkin diawal memang berat melakukannya.  Tapi aku percaya dengan diriku yang bisa menyelesaikan challenge ini.  Dan terlebih aku percaya sepenuhnya dengan Sang Maha Pencipta, Allah SWT.  Dengan kekuatan dan kekuasaanNya yang diberikan langsung kepadaku.  Kalian tahu, salah satu kalimat mantra yang paling aku suka di dunia ini, bunyinya begini  “ Orang yang paling sulit dikalahkan adalah orang yang percaya kepada dirinya dan terlebih dia mengandalkan Tuhan.  Aku hanya percaya 100 persen tanpa sedikitpun ada keraguan.  Tentu saja, aku tak akan pernah berhenti pada challenge pertama ini, akan ada challenge-challenge lain yang sedang menunggu untuk aku selesaikan.
Mulailah Miliki sebuah tantangan untuk diri sendiri.  Tak perlu tantangan yang begitu besar diawal semisal menjadi pengajar muda di Indonesia mengajar.  Bukan berarti juga anda tak bisa menjadi pengajar muda disana.  Cukup memulai dengan sebuah tantangan kecil yang konsisten dilakukan dan sesuai kemampuan kita.  One new thing everyday for 21 consecutive days. Apa one new thing-nya ? Bisa ketemu orang baru, bisa makan masakan baru.  Apapun itu sesuai keinginan dan kemampuan kalian.  Remember to be honest with what you feel when you do one thing and write down your feeling.  Beranilah untuk menantang diri kalian karna dibalik itu akan mengubah kehidupan kalian menjadi lebih baik.  Hidup akan menjadi biasa saja tanpa sebuah tantangan. Brave to challenge yourself, Brave to change your life. J

So, Apa Challengemu kali ini ??? 

BRAVE TO CHANGE WITH CHALLENGE Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Laras Cantik

0 komentar:

Posting Komentar

 

ABOUT US

PAGEVIEWS